Judul : zona KONFLIK
link : zona KONFLIK
zona KONFLIK
zona KONFLIK |
- Iran Tuntut AS ke MI untuk Kembalikan Asetnya
- Perahu-Perahu ISIS Digempur, Puluhan Teroris Tewas di Sungai Tigris
- Majelis Ulama Palestina: Iran Bantu Palestina, Negara-Negara Arab Tidur
- Peringati Tragedi Peledakan Bom, Emir Kuwait Resmikan Masjid Syiah
- Pemerintah Israel sahkan permukiman baru di Jerusalem Timur
- Kelompok HAM Tuding PBB Kehilangan Netralitas di Suriah
- Tiga Anggota ISIS Dipenjara 120 Tahun di Turki
- Bentrok di Perbatasan Pakistan, 5 Tewas dan Luka
- Israel Bangun Gedung Tiga Lantai di Yerusalem Timur Milik Palestina
- Bom mobil PKK guncang kompleks perumahan hakim di Turki
- Negara Arab Marah, Israel Pimpin Komite di PBB
- Al-Azhar Ingatkan 'Serangan' Terhadap Islam Setelah Insiden Orlando
- Palestina di Tepi Barat tanpa air minum bersih selama Ramadhan
- Ledakan bom guncang kantor bank di ibu kota Lebanon
- Komandan Militer Irak Tewas dalam Pertempuran Lawan ISIS
- Israel Terpilih Jadi Ketua Komite Tetap Urusan Hukum PBB
- Israel telah menangkap 215 muslimah Palestina sejak Oktober
- Muslim Irak jalankan ibadah puasa di tengah kondisi perang
| Iran Tuntut AS ke MI untuk Kembalikan Asetnya Posted: 15 Jun 2016 11:49 PM PDT Presiden Iran Hassan Rouhani mengumumkan gugatan Teheran itu hari Rabu (15/6) dalam pernyataan di televisi negara. Pengadilan Iran juga menegaskan bahwa gugatan itu telah diajukan hari Selasa. Mahkamah Agung AS mengumumkan bulan April, dana yang dibekukan itu akan digunakan untuk ganti rugi bagi para korban dan keluarga korban pemboman barak Marinir AS di Lebanon tahun 1983, dan serangan-serangan lainnya yang dikaitkan dengan Iran. Iran membantah terlibat dalam serangan-serangan itu dan menolak putusan pengadilan, dan menyebutnya pencurian uang. Iran mengklaim, proses hukum AS melanggar "perjanjian persahabatan" tahun 1955 antara kedua negara yang mencakup hubungan ekonomi dan konsuler. Iran telah meminta Amerika Serikat untuk memberi ganti rugi penuh ke Iran karena telah melanggar hak-haknya. Lebih dari seribu orang Amerika bergabung menggugat Iran karena menyediakan bantuan material kepada Hizbullah, kelompok militer Islam Syiah di balik pengeboman di Beirut dan pemboman Khobar Towers di Arab Saudi tahun 1996. Para penggugat termasuk orang yang anggota keluarganya tewas dalam serangan-serangan itu, serta orang-orang yang terluka.(voaindonesia.com) |
| Perahu-Perahu ISIS Digempur, Puluhan Teroris Tewas di Sungai Tigris Posted: 15 Jun 2016 10:55 PM PDT Baghdad, – Berbagai media Irak, termasuk al-Sumaria News, Selasa (14/6), melaporkan puluhan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (SISI) menemui ajalnya akibat serangan udara yang menerjang perahu-perahu ISIS di Sungai Tigris di distrik Shurkat di bagian utara provinsi Salahuddin (Saladin). Al-Sumaria News mengutip pernyataan Media War Cell bahwa berdasarkan keterangan Dirjen Badan Intelijen dan Keamanan Irak di provinsi Salahuddin bahwa beberapa pesawat tempur telah menghajar perahu-perahu besar ISIS di distrik Shurkat, mengakibatkan perahu-perahu hancur dan puluhan teroris yang ada di dalamnya tewas. Operasi Pembebasan Bendungan Fallujah Di bagian lain, al-Sumaria News mengutip pernyatan sumber militer provinsi Anbar bahwa pasukan Irak, Selasa (14/6), memulai operasi masif untuk pembebasan kawasan Jubail dan Bendungan Fallujah di bagian selatan kota Fallujah, provinsi Anbar, Irak barat. "Pasukan kepolisian Anbar dan pasukan pemberantasan teroris Irak bertempur sengit melawan kawanan teroris ISIS di kawasan Jubail dekat Bendungan Fallujah," ujar sumber anonim itu. Dia menjelaskan bahwa dengan dimulainya operasi ini pasukan Irak mulai bergerak maju di sekitar kawasan Jubail untuk membebaskan bendungan tersebut. Memasuki hari ke-20-an operasi pembebasan Fallujah, sebanyak 10.000 personil pasukan Irak juga mulai dikerahkan dalam operasi militer lain dengan misi pembebasan distrik Shurkat dan Huwaijah, provinsi Salahuddin.(LiputanIslam.com) |
| Majelis Ulama Palestina: Iran Bantu Palestina, Negara-Negara Arab Tidur Posted: 15 Jun 2016 10:55 PM PDT Beirut – Ketua Majelis Ulama Palestina di Lebanon Syeikh Mohammad al-Maoed menyebut Republik Islam Iran sebagai negara yang gigih membela bangsa Palestina di saat negara-negara Arab justru "tidur serta menelantarkan dan menjual Palestina." Sebagaimana dilansir al-Alam, Rabu (15/6), Syekh al-Maoed mengapresiasi inisiatif pendiri Republik Islam Iran Imam Khomaini menjadikan hari Jumat terakhir sebagai Hari al-Quds Internasional. Menurutnya, hal ini serta bantuan terbuka Iran kepada faksi-faksi pejuang Palestina dalam Perang Gaza 2014 menunjukkan bahwa isu Palestina merupakan isu prioritas di mata Iran. "Terima kasih kepada Iran atas bantuannya kepada kami di semua bidang keuangan, militer dan logistik. Terima kasih Iran atas dukunganmu kepada muqawamah (resistensi) di Lebanon. Terima kasih Iran atas apa yang Anda lakukan sampai sekarang dan seterusnya meskipun Anda diboikot secara politik dan diperangi oleh para takfiri yang berusaha mematahkan agenda muqawamah di kawasan. Kami menyaksikan bahwa Republik Islam nan solid inilah yang mendukung muqawamah. Berkat dukungan ini kami akan mencetak kemenangan demi kemenangan, dengan izin Allah," ujarnya. Dia menambahkan, "Kami sebagai bangsa Palestina dan ulama Palestina dari sini menyampaikan apresiasi kami kepada pemimpin dan rakyat Republik Islam ini… Kami memandang hal ini sudah menjadi kewajiban bagi Republik Islam ini. Kami adalah bagian dari mereka dan merekapun bagian dari kami." Lebih lanjut dia mengecam kebungkaman negara-negara Arab terkait dengan isu Palestina. "Wahai negara-negara Arab yang tidur, menelantarkan dan menjual Palestina, sampai sekarang kalian tidak memberikan apapun kepada bangsa kami. Kalian malah menggunakan perang untuk hal-hal di luar prioritas bangsa kami. Kalian menggunakan perang ini di Yaman dan lain-lain semata-mata demi menjauhkan agenda muqawamah," tegasnya. Di bagian akhir dia mengatakan, "Kami akan menang, dengan izin Allah musuh akan kalah, dengan izin Allah, al-Quds adalah milik setiap Muslim dan Arab, dan dengan izin Allah, kita semua akan mendirikan shalat di sana." Di hari yang sama, Kedutaan Besar Iran untuk Lebanon di Beirut menyerahkan 30.000 paket bantuan bahan makanan kepada faksi-faksi Palestina. Penyaluran bantuan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan ini disaksikan langsung oleh Duta Besar Iran Mohammad Fatah Ali, Ketua Majelis Ulama Palestina di Lebanon Syeikh Mohammad Maoed dan wakil Hizbullah Lebanon, Syeikh Hasan Hubbullah. (LiputanIslam.com) |
| Peringati Tragedi Peledakan Bom, Emir Kuwait Resmikan Masjid Syiah Posted: 15 Jun 2016 11:42 PM PDT KuwaitCity – Emir Kuwait Syeikh Jabir al-Ahmad al-Sabah, Selasa (14/5), meresmikan Masjid Imam al-Shadiq ra milik warga Muslim Syiah di negara ini. Al-Alam, Rabu (15/6), melaporkan bahwa peresmian ini dilakukan bertepatan dengan peringatan tragedi peledakan bom bunuh diri oleh teroris Negara Islam Irak dan Suriah (SISI) terhadap masjid tersebut tahun lalu, yang menewaskan 26 jamaah shalat Jumat dan melukai 220 lainnya. Peresmian masjid itu dilakukan setelah semua kerusakan diperbaiki, dan dalam acara peresmian itu Emir Kuwait sempat menunaikan shalat jamaah Dhuhur dalam masjid tersebut. Masjid Imam al-Shadiq ra diserang teroris ketika sedang digunakan untuk shalat Jumat oleh warga Muslim Syiah pada tanggal 26 Mei 2016. Pemerintah dan semua kelompok Islam Kuwait mengutuk serangan tersebut. Demi menunjukkan persatuan Islam Sunni dan Syiah Kuwait dan melawan radikalisme, sepekan setelah peristiwa itu ribuan umat Muslim Sunni dan Syiah negara ini mendirikan shalat jumat bersama di Masjid Agung al-Kabir di Kuwait City. Jumlah warga Muslim Syiah di Kuwait diperkirakan mencapai sekitar 30-40 persen total penduduk Kuwait yang berjumlah sekitar empat juta jiwa. (LiputanIslam.com) |
| Pemerintah Israel sahkan permukiman baru di Jerusalem Timur Posted: 15 Jun 2016 10:40 PM PDT Jerusalem - Pemerintah kota praja Israel pada Rabu (15/6) mensahkan pembangunan gedung permukiman tiga-lantai buat pemukim Yahudi di satu permukiman Palestina di Jerusalem Timur. Ratusan orang Yahudi, yang bersenjata atau dilindungi oleh pasukan keamanan Israel, sudah tinggal di antara 50.000 orang Palestina di Permukiman Silwan. Kelompok pro-pemukim telah berusaha memperoleh kembali harta di sana yang pernah menjadi milik orang Yahudi pada Abad XIX. Wasel Abu Yousef, anggota senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), mengutuk keputusan Pemerintah Kota Praja Jerusalem tersebut. "Pemerintah ini bergerak maju untuk menerapkan programnya guna membawa pemukim Yahudi dan memukimkan mereka di tempat warga Palestina untuk mengubah kondisi demografik di Kota Suci," kata Abu Yousef kepada Reuters yang kutip Kamis pagi. Israel merebut Jerusalem Timur dalam Perang Timur Tengah 1967 dan menganggap seluruh Jerusalem sebagai "ibu kotanya yang tak terpisahkan", klaim yang tak mendapat pengakuan internasional. Rakyat Palestina ingin Jerusalem Timur menjadi Ibu Kota negara yang mereka ingin dirikan di wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza, dan khawatir permukiman Yahudi --yang dianggap oleh kebanyakan negara sebagai tidak sah-- akan menghalangi mereka memiliki negara yang layak. Kelompok anti-permukiman Yahudi, Peace Now, mengatakan rakyat Palestina yang tinggal di dekat lokasi tersebut, tempat permukiman baru akan dibangun akan mengajukan banding terhadap tindakan pemerintah kota praja. Wilayah itu sebelumnya dikelola oleh satu badan pemerintah Israel --yang menjualnya kepada pemukim. Di dalam satu pernyataan setelah izin pembangunan dikeluarkan, Pemerintah Kota Praja Jerusalem menyatakan kota tersebut "bersatu dan setiap warga dapat hidup di mana pun ia suka". Amerika Serikat dan banyak negara lain telah mendesak Israel agar tidak memperluas permukiman Yahudi di tanah orang Palestina. Dengan mengutip hubungan agama dan sejarah, dan kebutuhan akan keamanan, Israel menyatakan bermaksud mempertahankan seluruh Jerusalem dan beberapa bagian Tepi Barat dalam setiap kesepakatan perdamaian pada masa depan.(ANTARA News) |
| Kelompok HAM Tuding PBB Kehilangan Netralitas di Suriah Posted: 15 Jun 2016 10:38 PM PDT DAMASKUS -- Sebuah laporan yang dirilis oleh kelompok hak asasi The Syria Campaign menuduh PBB memberikan 99 persen bantuannya ke wilayah di bawah kontrol pemerintah. The Syria Campaign menyerukan PBB untuk mengembalikan netralitasnya. Laporan yang didasarkan pada wawancara dengan pekerja bantuan,termasuk staf dan mantan staf PBB. Hasilnya ditemukan bahwa PBB di Suriah melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan yang berisiko memicu konflik. Dilansir Aljazirah, Rabu (15/6), laporan menyatakan PBB telah memungkinkan pemerintah Suriah mengarahkan bantun dari Damaskus. Sebab hampir semua bantuan secara eksklusif disalurkan ke daerah yang dikuasai pemerintah. "Pada bulan April 2016, 88 persen dari bantuan pangan yang disalurkan dari dalam Suriah masuk ke wilayah yang dikuasai pemerintah. Dua belas persen masuk ke wilayah di luar kendali pemerintah," kata laporan. Laporan menambahkan pada Agustus 2015 pemerintah bahkan mengarahkan lebih dari 99 persen bantuan PBB ke wilayah pemerintah. Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan kepada Aljazirah, menggambarkan kerja kemanusiaan PBB di Suriah tak berimbang atau tak adil, sama saja dengan mendeskriditkan upaya luar biasa relawan PBB yang sebagian merupakan warga Suriah. Menurut Dujarric mereka setiap hari mencoba memberikan bantuan ke warga-warga Suriah. Namun mantan Kepala UNRWA PBB di Damaskus Roger Hearn juga mengatakan ada kegagalan sistematis dalam respons yang dipimpin PBB. Menurutnya kini PBB mendasarkan respons pada program miliaran dolar yang sebagian besar justru dikendalikan rezim. Pendukung laporan menyerkan PBB menarik garis dan mengatur hubungan dengan pemerintah. Hal itu dilakukan utuk melindungi prinsip-prinsip kemanusiaan. "Jika kondisi itu ta terpenuhi maka PBB harus menarik kerjasama dengan pemerintah Suriah," kata laporan. Laporan ditandatangani oleh kelompok-kelompok seperti Syria Civil Defence atau dikenal dengan "White Helmets", Basmeh and Zeitooneh, Syrian Network for Human Rights, Violations Documentation Center dan lusinan organisasi kemanusiaan lain di Suriah, dewan lokal, dan kelompok masyarakat sipil.(REPUBLIKA.CO.ID) |
| Tiga Anggota ISIS Dipenjara 120 Tahun di Turki Posted: 15 Jun 2016 10:35 PM PDT ANKARA -- Pengadilan di Turki menjatuhi hukuman selama lebih dari 120 tahun penjara kepada tiga anggota kelompok militan ISIS, Rabu (15/6). Mereka menjadi tersangka pembunuhan seorang supir truk dan dua personil pasukan keamanan pada 2014 lalu. Sejak serangan, yang dilihat sebagai serangan pertama ISIS di Turki, negeri tersebut menjadi target kelompok militan. Serangan terbaru ISIS adalah dua bom bunuh diri di IStanbul belum lama ini. Turki, anggota NATO dan bagian dari koalisi pimpinan Amerika Serikat terhadap ISIS sebelumnya mendapat kecaman dari mitra Baratnya. Barat mengatakan, Turki tidak berbuat cukup untuk memantau perbatasan 900 kilometernya dengan Suriah dan mencegah anggota ISIS menyeberang ke wilayahnya. Ankara telah meningkatkan keamanan selama setahun terakhir, terutama karena ISIS berulang kali menyerang kota-kota perbatasan. Mereka yang dihukum adalah seorang warga Jerman, seorang warga Makedonia dan yang ketiga adalah Cendrim Ramadani yang masuk ke Turki secara ilegal dari Suriah pada Maret 2014. Mereka bepergian ke Istanbul dengan taksi dan kemudian menembaki pasukan keamanan di sebuah pos pemeriksaan dekat kota selatan Nigde. Trio ditangkap dalam waktu 24 jam dari kejadian, dijatuhi hukuman oleh pengadilan Nigde selama 124 hingga 179 tahun penjara atas dasar pembunuhan dan mencoba menggulingkan sistem konstitusional secara paksa. Dalam kesaksiannya, Benyamin Xu (Jerman) mengatakan, ia telah bertemu Ramadani dan Muhammad Zakiri (Makedonia) di Suriah. Mereka menghabiskan waktu sekitar sembilan bulan di sebuah kamp pelatihan ISIS.(REPUBLIKA.CO.ID) |
| Bentrok di Perbatasan Pakistan, 5 Tewas dan Luka Posted: 15 Jun 2016 10:32 PM PDT KABUL -- Bentrokan di perbatasan Pakistan dengan Afghanistan terjadi, Rabu (15/6) malam. Dalam peristiwa itu, seorang petugas keamanan Afghanistan tewas dan lima orang mengalami luka-luka. Sebelumnya, dua petugas penjaga perbatasan dari Afghanistan juga telah tewas akibat bentrokan yang berlangsung sejak Ahad (12/6) lalu. Baku tembak juga dilaporkan terjadi, tepatnya di sekitar wilayah Torkham. Hal ini pada mulanya terjadi atas adanya pembangunan gerbang oleh pihak Pakistan di wilayah perbatasan yang disengketakan. Baik Pakistan, maupun Afghanistan saling menyalahkan, meski sebelumnya telah menyerukan perdamaian. "Pakistan terus melakukan penembakan ke sisi Afghanistan. Ini harus segera dihentikan karena pertempuran bukanlah solusi," ujar juru bicara Provinsi Nangarhar, Afghanistan, Attaulah Khogyani, dilansir Morning Star Online, Kamis (16/6). Namun, Pakistan juga menyebut bahwa petugas keamanan negaranya juga turut menjadi korban dalam bentrokan yang terjadi beberapa hari belakangan. Salah satunya adalah seorang perwira Pakistan pada Selasa (14/6) lalu.(REPUBLIKA.CO.ID) |
| Israel Bangun Gedung Tiga Lantai di Yerusalem Timur Milik Palestina Posted: 15 Jun 2016 10:30 PM PDT YERUSALEM - Pemerintah kota praja Israel pada Rabu (15/6) mensahkan pembangunan gedung permukiman tiga-lantai buat pemukim Yahudi di wilayah permukiman Palestina di Yerusalem Timur. Ratusan orang Yahudi, yang bersenjata atau dilindungi oleh pasukan keamanan Israel, sudah tinggal di antara 50 ribu orang Palestina di Permukiman Silwan. Kelompok pro-pemukim telah berusaha memperoleh kembali harta di sana yang pernah menjadi milik orang Yahudi pada Abad XIX. Wasel Abu Yousef, anggota senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), mengutuk keputusan Pemerintah Kota Praja Jerusalem tersebut. "Pemerintah ini bergerak maju untuk menerapkan programnya guna membawa pemukim Yahudi dan memukimkan mereka di tempat warga Palestina untuk mengubah kondisi demografik di Kota Suci," kata Abu Yousef kepada Reuters. Israel merebut Jerusalem Timur dalam Perang Timur Tengah 1967 dan menganggap seluruh Yerusalem sebagai "ibu kotanya yang tak terpisahkan", klaim yang tak mendapat pengakuan internasional. Rakyat Palestina ingin Yerusalem Timur menjadi Ibu Kota negara yang mereka ingin dirikan di wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza, dan khawatir permukiman Yahudi akan menghalangi mereka memiliki negara yang layak. Kelompok anti-permukiman Yahudi, Peace Now, mengatakan rakyat Palestina yang tinggal di dekat lokasi tersebut, akan mengajukan banding terhadap tindakan pemerintah kota praja. Wilayah itu sebelumnya dikelola oleh satu badan pemerintah Israel yang menjualnya kepada pemukim. Di dalam satu pernyataan setelah izin pembangunan dikeluarkan, Pemerintah Kota Praja Yerusalem menyatakan kota tersebut "bersatu dan setiap warga dapat hidup di mana pun ia suka". Amerika Serikat dan banyak negara lain telah mendesak Israel agar tidak memperluas permukiman Yahudi di tanah orang Palestina ingin mendirikan negara. Dengan mengutip hubungan agama dan sejarah, dan kebutuhan akan keamanan, Israel menyatakan bermaksud mempertahankan seluruh Yerusalem dan beberapa bagian Tepi Barat dalam setiap kesepakatan perdamaian pada masa depan. (REPUBLIKA.CO.ID) |
| Bom mobil PKK guncang kompleks perumahan hakim di Turki Posted: 15 Jun 2016 10:25 PM PDT TURKI – Sedikitnya sembilan orang terluka dalam serangan bom mobil di sebuah kompleks perumahan untuk anggota peradilan Turki di bagian timur provinsi Tunceli, Senin (13/6/2016), kata sumber-sumber keamanan Turki. Menurut sumber, yang berbicara dengan syarat anonim karena pembatasan berbicara kepada media, seorang pengebom bunuh diri PKK meledakkan mobil bermuatan bom di dalam kompleks perumahan di mana anggota peradilan, termasuk hakim tinggal di distrik Ovacik provinsi. Tiga dari sembilan orang yang terluka berada dalam kondisi kritis, yang segera diterbangkan ke Rumah Sakit Negara Ovacik, kata sumber rumah saki, sebagaimana dilansir WB. PKK – yang juga terdaftar sebagai organisasi ekstrimis oleh AS dan Uni Eropa – melanjutkan kampanye bersenjata 30 tahun terhadap negara Turki bulan Juli 2015. Sejak itu, lebih dari 500 personel keamanan, termasuk tentara, polisi, dan penjaga desa, telah tewas sementara lebih dari 4.900 ekstremis PKK juga tewas dalam operasi di seluruh Turki dan Irak utara.(arrahmah.com) |
| Negara Arab Marah, Israel Pimpin Komite di PBB Posted: 15 Jun 2016 02:25 AM PDT NEW YORK -- Utusan Palestina dan Arab marah setelah perwakilan Israel untuk pertama kalinya dalam 71 tahun memimpin kursi komite di PBB. Utusan Israel untuk PBB Danny Danon berhasil menduduki kepala komite urusan hukum di Majelis Umum PBB setelah meraih dukungan 109 suara. Perwakilan Palestinan Riyad Mansour mengkritik kelompok negara Eropa Barat dan Israel yang mengajukan Danon. Menurutnya, Danon tidak layak dan pantas menduduki jabatan tersebut. "Mereka seharusnya mengajukan calon yang memenuhi kualifikasi bukan pelanggar hukum internasional," ujar Mansour. Baca juga, Palestina Desak DK PBB Hentikan Israel. Utusan Yaman untuk PBB Khaled Alyemany yang memimpin kelompok Arab di PBB untuk mengirim pesan ke seluruh anggota agar memprotes pemilihan itu. "Kita tidak terima, negara seperti Israel, pelanggar hukum internasional dan hak asasi manusia serta bangsa penjajah yang masih aktif di dunia memimpin komite urusan hukum," katanya menegaskan (REPUBLIKA.CO.ID) |
| Al-Azhar Ingatkan 'Serangan' Terhadap Islam Setelah Insiden Orlando Posted: 15 Jun 2016 02:23 AM PDT KAIRO -- Otoritas keagamaan terkemuka Mesir, Al-Azhar, mengutuk keras penembakan di Orlando, Florida. Al-Azhar mengingatkan kemungkinan insiden itu dimanfaatkan untuk retorika anti-Muslim. Hal itu termasuk apa yang dilakukan oleh sejumlah politikus AS Al-Azhar menyebut penembakan itu sebagai tindakan keji yang tak sesuai dengan nilai toleransi umat Islam. Umat Islam di Barat diimbau untuk mengikuti ajaran Islam yang mengajarkan akhlakul karimah. Al-Azhar mengingatkan, jika masalah ini tidak disikapi dengan benar, maka akan memicu insiden lanjutan yang dimanfaatkan oleh kelompok teroris. Menurut Al-Azhar pembunuhan secara ilegal sama saja membunuh seluruh manusia. Sebelumnya, calon kandidat presiden AS dari Partai Republik Donald Trump menyerang Presiden Barack Obama karena tak mau menyebut Radikal Islam terkait penembakan di Orlando. Trump pun menyeru agar Obama mundur. "Dalam pidatoya hari ini, Presiden Obama secara memalukan menolak untuk menyebut 'Radical Islam'. Untuk alasan itu, ia harus mundur," ujar Trump dalam pernyataannya, Ahad. "Jika Hillary Clinton, setelah serangan ini tak mau menyebut 'Radikal Islam' maka ia harus mundur dari pertarungan presiden ini," katanya menambahkan. Serangan Orlando yang dilakukan Omar Marteen merupakan terburuk dalam sejarah Amerika Serikat. Sebanyak 50 orang tewas dalam serangan di sebuah kelab malam pada Ahad malam. (REPUBLIKA.CO.ID) |
| Palestina di Tepi Barat tanpa air minum bersih selama Ramadhan Posted: 15 Jun 2016 02:05 AM PDT TEPI BARAT – Perusahaan air nasional "Israel" telah memutus pasokan air ke wilayah Tepi Barat yang diduduki, menyebabkan puluhan ribu warga Palestina tanpa akses ke air minum yang aman selama bulan suci Ramadhan. Mekorot, pemasok utama air ke kota-kota di Palestina, menghentikan pasokan air ke kota Jenin, beberapa desa di Nablus dan kota Salfit, serta desa-desa sekitarnya. Ayman Rabi, direktur eksekutif Group Hidrologi Palestina mengatakan kepada Al Jazeera, Selasa (14//2016), bahwa di beberapa daerah orang tidak menerima air selama lebih dari 40 hari. "Orang-orang terpaksa membeli air dari truk air atau mencari dari sumber-sumber air alternatif seperti mata air," kata dia. "Anggota keluarga harus hidup dengan dua, tiga atau 10 liter air per kapita per hari," katanya. Dia juga menambahkan bahwa di beberapa daerah mereka sudah mulai melakukan penjatahan air. Kota Jenin yang memiliki populasi lebih dari 40.000 orang pasokan airnya dipotong separuh, lanjut Ayman. Dia memperingatkan akan mendesak Mekorot untuk bertanggung jawab atas setiap tragedi yang dihasilkan dari kekurangan air selama bulan-bulan musim panas. Mekorot tidak menanggapi permintaan Al Jazeera untuk memberikan komentar. Menurut PBB, persyaratan minimum bagi orang-orang yang berada di bawah kondisi yang sangat memprihatinkan di beberapa daerah di Palestina adalah 7,5 liter per kapita per hari – di mana suhu udara di saerah itu melebihi 35 derajat celsius. Sejak tahun 1967, "Israel" telah membatasi pasokan air untuk warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza sejak "Isral" menduduki wilayah itu. "Israel", termasuk pemukim, mengkonsumsi air lima kali lebih banyak daripada orang-orang Palestina di Tepi Barat, 350 liter per orang per hari di "Israel" dibandingkan dengan 60 liter per orang Palestina per hari di Tepi Barat.(arrahmah.com) |
| Ledakan bom guncang kantor bank di ibu kota Lebanon Posted: 15 Jun 2016 02:01 AM PDT Beirut, Lebanon - Sebuah ledakan bom mengguncang bagian barat ibu kota Lebanon pada Minggu (12/6) malam, dengan menteri dalam negeri mengatakan targetnya adalah sebuah bank besar. Seorang koresponden AFP menyaksikan hampir seluruh kaca di kantor pusat BLOM BANK, salah satu bank terbesar di negara itu, pecah, dengan puing-puing bertebaran di tanah. Menteri Dalam Negeri Nuhad Mashnuq mengatakan kepada AFP sebuah bom berisi tiga hingga empat kilogram bahan peledak "diletakkan di balik dinding belakang BLOM BANK." "Jelas bank yang menjadi sasarannya," kata dia. Mashnuq tidak memberikan rincian lebih lanjut tapi dalam pernyataan kepada stasiun televisi LBCI, dia mengatakan ledakan itu "berbeda" dengan sejumlah ledakan lain yang terjadi di Lebanon dalam beberapa tahun terakhir. Politikus senior dari Druze, Walid Jumblatt, mengaitkan pengeboman itu dengan keputusan Kongres Amerika Serikat (AS) pada Desember untuk menjatuhkan sanksi kepada sejumlah bank yang berkaitan dengan gerakan Syiah, Hizbullah. Pada Mei, bank sentral Lebanon menginstruksikan seluruh bank dan lembaga keuangan Lebanon mematuhi hukum AS tersebut. Blok parlemen Hizbullah memperingatkan pada saat itu bahwa langkah tersebut bisa mendorong Lebanon ke jurang kebangkrutan. Jumblatt mengatakan kepada koran berbahasa Arab An-Nahar bahwa dia "menyerukan dialog tenang mengenai sanksi-sanksi Amerika...tapi beberapa menolaknya." Ledakan itu "adalah pukulan yang ditujukan terhadap sektor perekonomian dan perbankan", katanya kepada An-Nahar. Direktur Jenderal BLOM BANK Saad al-Azhari mengatakan bank tidak menerima ancaman sebelum ledakan pada Minggu. Seorang pejabat pertahanan sipil mengatakan bahwa satu orang terluka ringan dalam serangan itu.(ANTARA News) |
| Komandan Militer Irak Tewas dalam Pertempuran Lawan ISIS Posted: 15 Jun 2016 01:53 AM PDT BAGHDAD -- Seorang komandan militer senior Irak dilaporkan tewas saat berperang melawan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Rabu (15/6). Pihak berwenang mengatakan peperangan berlangsung di wilayah utara negara itu. Dikutip dari Belfast Telegraph, kepala militer yang tewas itu adalah Brigadir Ahmed Badr al-Luhaibi. Ia tewas oleh penembak jitu dalam operasi merebut kembali sebuah desa yang dikuasai ISIS di sekitar Kota Mosul. Kematian Ahmed membuat pasukan militer Irak merasa perlu meningkatkan upaya dalam menggempur ISIS. Setidaknya, serangan untuk memukul mundur kelompok militan itu akan dilakukan di hampir seluruh Provinsi Nineveh, wilayah Kota Mosul berada. Selama ini, ISIS telah memegang kontrol atas kota terbesar kedua di Irak. Setidaknya dalam dua tahun terakhir, upaya untuk mengusir kelompok teroris itu dilakukan. Selain Mosul, pasukan militer Irak juga tengah berjuang merebut kembali kendali Fallujah, kota yang terletak di Provinsi Anbar. Pekan ini, operasi kecil untuk mengusir ISIS secara intensif dilakukan. (REPUBLIKA.CO.ID) |
| Israel Terpilih Jadi Ketua Komite Tetap Urusan Hukum PBB Posted: 15 Jun 2016 01:06 AM PDT PBB -- Israel terpilih menjadi ketua Komite Tetap Urusan Hukum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pertama kalinya pada Senin. Jabatan itu menjadi yang pertama bagi Israel mengepalai satu dari enam komite tetap PBB sejak negara itu bergabung pada 1949. Meski hanya memiliki peran simbolis dan prosedural, jabatan ketua tetap akan menjadikan Israel memiliki peluang menempati tingkatan lebih tinggi dalam program berkala PBB. Jabatan bernama Komite Hukum atau Komite Keenam itu bertugas mengawasi masalah terkait pelaksanaan hukum antarbangsa. Majelis Umum PBB memiliki enam komite, yang melaporkan masalah pelucutan senjata, ekonomi dan keuangan, hak asasi manusia, dekolonialisasi, anggaran PBB, dan urusan hukum. "Saya bangga menjadi orang Israel pertama terpilih menempati jabatan ini," kata Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon. "Israel merupakan pemimpin dunia dalam urusan hukum internasional dan perang terhadap teroris," katanya, dengan menambahkan, "Kami senang memiliki kesempatan berbagi pengetahuan dengan negara lain di dunia." Israel adalah kandidat yang diusung dari kawasan Eropa Barat dan Kelompok Lain (WEOG). Negara itu meraih mayoritas 109 suara dari 175 suara sah dalam majelis yang berisi 193 negara. Pada umumnya, ketua komite akan dipilih dengan musyawarah mufakat tanpa pemungutan suara. Pesaing Israel dalam pemilihan itu menghendaki pemungutan suara sehingga memancing tanggapan keras Wakil Dubes AS untuk PBB David Pressman. "Bahkan, pemimpin Libya Muammar Qaddafi saat mengisi jabatan ketua pada saat itu dipilih dengan mufakat," katanya. "Kita membutuhkan PBB yang menyertakan Israel, membuatnya semakin dekat, bukan sebaliknya, menjauhkan Israel secara sistematis," tambahnya. Israel semula menjadi bagian dari kelompok negara kawasan Asia Pasifik, bersama Timur Tengah dan negara lain Asia yang secara terbuka memusuhi negara itu. Kepindahannya ke WEOG memberi Israel peluang memimpin jabatan ketua komite dan memiliki peran lebih aktif di PBB. Ketua Delegasi Palestina di PBB Riyad Mansour mengeluhkan hasil pemilihan tersebut. Ia menyatakan, negara Arab dan negara Muslim lain telah mencoba mencegah kemenangan Israel dalam pemilihan tersebut. Mansour menilai Israel sering melanggar hukum internasional dan memperkirakan keterpilihan Danon sebagai "ancaman bagi Komite Keenam". Ia menerangkan bahwa Liga Arab dan 57 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menentang keterpilihan Israel pada jabatan tersebut. (REPUBLIKA.CO.ID, ) |
| Israel telah menangkap 215 muslimah Palestina sejak Oktober Posted: 15 Jun 2016 01:02 AM PDT PALESTINA – Penjajh "Israel" telah menangkap 215 muslimah Palestina, termasuk anak-anak, sejak awal Intifada Yerusalem pada bulan Oktober tahun lalu, QudsNet melaporkan pada Ahad (12/6/2016). Menurut Pusat Tahanan Palestina, PPCS, para tawanan tersebut termasuk ibu, istri dan anak-anak perempuan dari tahanan, serta wanita yang berusia lebih dari 60 tahun. Juru bicara PPCS Riyad Al-Ashqar mengatakan bahwa telah terjadi "peningkatan besar" dalam penargetan wanita Palestina, mencatat bahwa ada setidaknya satu penangkapan setiap hari. Beberapa wanita yang ditangkap dibebaskan setelah waktu yang singkat, ia menjelaskan, sementara yang lainnya diinterogasi atau ditahan di bawah penahanan administratif atau di rumah sakit penjara karena mereka terluka pada saat penangkapan mereka. Saat ini 68 wanita Palestina berada di penjara-penjara "Israel", termasuk 11 mereka yang terluka dan 18 anak di bawah umur. Yang termuda berusia 14 tahun, Istabraq Nour, yang terluka saat ia ditembak dalam penangkapannya, jelas Al-Ashqar. Empat muslimah ditahan di bawah penahanan administratif yang ditangkap dengan tuduhan melakukan hasutan. (arrahmah.com) |
| Muslim Irak jalankan ibadah puasa di tengah kondisi perang Posted: 15 Jun 2016 12:43 AM PDT Meskipun kekerasan di Irak masih berlangsung, semangat Ramadhan, bulan puasa, masih bisa dilihat dan dirasakan di mana-mana di seluruh ibukota Baghdad. Warga ibukota berbondong-bondong untuk berbelanja di pasar Azamiya Baghdad – yang menjadi target beberapa serangan extrem dalam beberapa bulan terakhir. Banyak juga dari mereka yang pergi ke pasar Azamiya yang terletak di dekat makam ulama Muslim Abu Hanifah al-Nuaman – terutama di pagi hari – untuk persediaan makanan untuk berbuka puasa. "Pasar sangat sibuk dari buka puasa sampai Sahur," kata seorang pemilik toko, Ali Muhammad, sebagaimana dilasir World Bulletin, Senin (13/6/2016). Kebanyakan pelanggan, kata dia, cenderung membeli minuman dingin untuk membantu mereka melalui malam-malam yang panas di musim panas di Baghdad. Pada malam hari, banyak warga Muslim Baghdad berduyun-duyun ke masjid di ibukota untuk melakukan shalat tarawih. "Meskipun masih dilanda kekerasan, kami tetap melakukan tarawih dan shalat-shalat yang lain," kata warga Baghdad Haji Abdul-Kader Dawud. Dawud, yang kehilangan dua saudaranya akibat serangan bom baru-baru ini, menyesalkan kekerasan yang terus berlangsung di Irak. "Kelompok ekstremis ISIS telah menghancurkan negara ini," katanya. (arrahmah.com) |
| You are subscribed to email updates from Kilas Timur Tengah. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Demikianlah Artikel zona KONFLIK
Anda sekarang membaca artikel zona KONFLIK dengan alamat link https://beritayangterkini.blogspot.com/2016/06/zona-konflik_46.html


















0 Response to "zona KONFLIK"
Post a Comment