KLIK IKLAN

KLIK IKLAN

zona KONFLIK

zona KONFLIK - Hallo sahabat Berita Terkini, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul zona KONFLIK, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : zona KONFLIK
link : zona KONFLIK

Baca juga


zona KONFLIK

zona KONFLIK


Bahrain cabut kewarganegaraan "ulama" Syiah Isa Ahmed Qassim

Posted: 21 Jun 2016 02:07 AM PDT

Kilas TimurTengah | MANAMA – Isa Ahmed Qassim telah dilucuti kewarganegaraannya, ujar laporan kantor berita Bahrain BNA pada Senin (20/6/2016).

Bahrain Mirror, sebuah situs yang memiliki kedekatan dengan oposisi Bahrain juga mengatakan pada Senin (20/6) bahwa otoritas telah melucuti kewarganegaraan Qassim dengan alasan bahwa ia telah terlibat dalam menyebarkan ekstrimisme, lansir Al Bawaba

Kementerian Dalam Negeri Bahrain dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa Isa Ahmed Qassim secara aktif menciptakan lingkungan sektarian melalui koneksinya dengan kekuatan asing. Kementerian itu menyebut bahwa Qassim telah menyalahgunakan posisi agamanya untuk melakukan agenda politik dan melayani kepentingan asing.

Pernyataan oleh Kementerian Dalam Negeri Bahrain menambahkan bahwa "ulama" senior itu "membahayakan kepentingan kerajaan Bahrain atau telah bertindak bertentangan dengan kewajiban loyalistasnya terhadap pemerintah".

Qassim juga dituduh telah menerima sumbangan uang dari asing dan menggunakannya tanpa memperoleh izin hukum yang diperlukan.

Qassim adalah "ulama" yang paling dihormati oleh penganut Syiah di Bahrain.

Keputusan itu datang kurang dari seminggu setelah Kementerian Kehakiman Bahrain mengeluarkan keputusan untuk menghentikan semua kegiatan partai politik Syiah terbesar di Bahrain, Al-Wefaq dan membekukan aset-aset mereka.(Arrahmah.com)

Rabbi Yahudi serukan racuni pasokan air Palestina

Posted: 21 Jun 2016 02:02 AM PDT

Kilas TimurTengah | TEPI BARAT – Kementerian luar negeri Otoritas Palestina (PA), Ahad (19/6/2016) menuntut penangkapan seorang Rabi Yahudi, yang menyerukan kepada pemukim "Israel" untuk meracuni air yang digunakan oleh warga Palestina di ratusan kota-kota dan desa-desa di seluruh Tepi Barat yang diduduki, sebagaimana dilansir IMEMC.

Kantor nasional Palestina memperingatkan bahaya dan konsekuensi dari seruan tersebut.

Dalam laporan mingguan, dilaporkan bahwa Rabbi Shlomo Mlmad, ketua Dewan Rabbi di pemukiman Yahudi di Tepi Barat, menyerukan kepada pemukim untuk meracuni orang Palestina melalui pasokan air mereka, hal ini diungkap oleh organisasi "Israel" Breaking the Silence.

Anggota kelompok Yehuda Shaul mengatakan, menurut kantor berita WAFA, bahwa tujuan di balik seruan untuk meracuni pasokan air warga Palestina di Tepi Barat adalah untuk memaksa warga Palestina keluar dari Tepi Barat sehingga pemukim Yahudi bisa mengambil alih tanah warga Palestina.

Kementerian luar negeri Palestina mengatakan dalam siaran pers bahwa warga Palestina telah terbiasa dengan kondisi dimana sumber airnya dicuri oleh "Israel" dan kemudian "Israel" menjualnya kembali kepada warga Palestina. Baru-baru ini, pemerintah "Israel" memutus pasokan air ke kota-kota di bagian utara Tepi Barat selama hari-hari terpanas bulan Ramadhan, ketika ummat Islam sedang menjalankan ibadah puasa.

Saat "Israel" terus menerapkan beberapa pembatasan terhadap warga Palestina yang mencoba menggali sumur air, seruan yang disampaikan oleh Rabbi Mlmad ini dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan karena targetnya adalah manusia, hewan, tanaman dan semua bentuk kehidupan di wilayah Palestina yang diduduki.

Kementerian Luar Negeri Palestina meminta kepada pemerintah "Israel" agar bertanggung jawab penuh atas konsekuensi dari seruan tersebut. Kementerian itu menuntut agar Rabi tersebut ditangkap karena telah menghasut pembunuhan, dan agar menerapkan prosedur yang diperlukan untuk melindungi warga Palestina dari orang-orang yang mungkin mencoba untuk meracuni sumber air mereka.(Arrahmah.com)

Ratusan pemukim Yahudi serbu Al-Aqsa selama Ramadhan

Posted: 21 Jun 2016 01:59 AM PDT

Kilas TimurTengah | AL-QUDS  – Sebanyak 500 pemukim ekstrimis "Israel", di bawah perlindungan polisi "Israel", telah menyerbu pelataran Masjid Al Aqsa sejak awal bulan suci Ramadhan, Departemen Wakaf Islam di Yerusalem melaporkan Senin (20/6/2016), sebagaimana dilansir IMEMC.

Feras Al-Debs, perwakilan dari Kantor Informasi di departemen tersebut, mengatakan dalam siaran pers bahwa para pemukim Yahudi berkeliling di halaman Masjid Al-Aqsa di tengah kehadiran umat Muslim yang mencoba menghalangi para pemukim dari menodai situs suci Islam itu.

Kepala Harakah Islam di Palestina, Kamal Al-Khateeb, menyerukan kepada kaum Muslim untuk melakukan mobilisasi di halaman Masjid Al-Aqsa untuk mempertahankan Masjid itu dari serangan pemukim.

Tepi Barat dan Jalur Gaza telah menyaksikan intifadah melawan pasukan pendudukan "Israel", dalam beberapa bulan terakhir, karena serangan pemukim Yahudi yang terus berlanjut terhadap Masjid Al-Aqsha. Pemukim itu melakukan aksinya bawah perlindungan ketat polisi pendudukan "Israel".

Pada tahun 2003, pemerintah "Israel" secara sepihak memutuskan – meskipun ada larangan dari Departemen Wakaf Islam – untuk memungkinkan pengunjung non-Muslim memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha.

Sejak itu, di bawah pemerintahan sayap kanan "Israel", pemukim Yahudi telah diizinkan masuk ke situs itu dalam jumlah yang lebih besar – biasanya dilindungi oleh pasukan keamanan "Israel" – sementara akses warga Palestina ke situs itu menjadi semakin dibatasi.(Arrahmah.com)

"Israel" berencana hancurkan sumber air di desa Tepi Barat

Posted: 21 Jun 2016 01:57 AM PDT

Kilas TimurTengah | TEPI BARAT – Administrasi Sipil "Israel" bermaksud untuk menghancurkan penampungan air yang berfungsi untuk menyediakan air bagi 20 keluarga Badui Palestina dan ternak mereka di daerah Ain al-Hilweh di utara Lembah Yordan dengan dalih pembangunan tanpa izin, koran "Israel" Haaretz melaporkan, sebagaimana dilansir MEMO, Senin (20/6/2016).

Surat kabar itu mengatakan bahwa banjir tahun lalu telah menghancurkan tangki penampungan yang lain yang selama ini berfungsi untuk menyediakan air bagi keluarga-keluarga tersebut.

Keluarga-keluarga Badui Palestina tersebut prihatin bahwa penghancuran tangki penampungan air itu akan menghalangi sumber air satu-satunya yang mereka miliki.

Haaretz mengatakan bahwa bangunan sederhana yang dibuat untuk menampung air yang keluar dari mata air alami itu berfungsi untuk menyediakan air bagi masyarakat Um Al-Jamal yang memiliki sekitar 1.000 sapi.

Administrasi Sipil menyampaikan pemberitahuan untuk menghancurkan penampungan air itu pada bulan April 2012, tapi tidak mengimplementasikannya.

Inspektur "Israel" memberi waktu hanya tiga hari kepada warga Badui Palestina itu untuk mengajukan keberatan terhadap keputusan pada Selasa lalu, tetapi mereka belum yakin apakah seorang pengacara dari Otoritas Palestina berhasil mengajukan keberatan pada waktu itu atau apakah pejabat Administrasi Sipil akan tiba dalam beberapa hari mendatang untuk menghancurkan tangki penamppungan air tersebut.(Arrahmah.com)



Demikianlah Artikel zona KONFLIK

Sekianlah artikel zona KONFLIK kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel zona KONFLIK dengan alamat link https://beritayangterkini.blogspot.com/2016/06/zona-konflik_21.html

0 Response to "zona KONFLIK"

Post a Comment