KLIK IKLAN

KLIK IKLAN

Santapan Rohani -- Pembacaan Secara Maraton

Santapan Rohani -- Pembacaan Secara Maraton - Hallo sahabat Berita Terkini, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Santapan Rohani -- Pembacaan Secara Maraton, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Santapan Rohani -- Pembacaan Secara Maraton
link : Santapan Rohani -- Pembacaan Secara Maraton

Baca juga


Santapan Rohani -- Pembacaan Secara Maraton

       
Pembacaan Secara Maraton
Bagian-bagian dari pada kitab itu, yakni Taurat Allah, dibacakan dengan jelas, dengan diberi keterangan-keterangan, sehingga pembacaan dimengerti. —Nehemia 8:9

Baca: Nehemia 8:2-9

8:2maka serentak berkumpullah seluruh rakyat di halaman di depan pintu gerbang Air. Mereka meminta kepada Ezra, ahli kitab itu, supaya ia membawa kitab Taurat Musa, yakni kitab hukum yang diberikan TUHAN kepada Israel. 8:3Lalu pada hari pertama bulan yang ketujuh itu imam Ezra membawa kitab Taurat itu ke hadapan jemaah, yakni baik laki-laki maupun perempuan dan setiap orang yang dapat mendengar dan mengerti. 8:4Ia membacakan beberapa bagian dari pada kitab itu di halaman di depan pintu gerbang Air dari pagi sampai tengah hari di hadapan laki-laki dan perempuan dan semua orang yang dapat mengerti. Dengan penuh perhatian seluruh umat mendengarkan pembacaan kitab Taurat itu. 8:5Ezra, ahli kitab itu, berdiri di atas mimbar kayu yang dibuat untuk peristiwa itu. Di sisinya sebelah kanan berdiri Matica, Sema, Anaya, Uria, Hilkia dan Maaseya, sedang di sebelah kiri berdiri Pedaya, Misael, Malkia, Hasum, Hasbadana, Zakharia dan Mesulam. 8:6Ezra membuka kitab itu di depan mata seluruh umat, karena ia berdiri lebih tinggi dari semua orang itu. Pada waktu ia membuka kitab itu semua orang bangkit berdiri. 8:7Lalu Ezra memuji TUHAN, Allah yang maha besar, dan semua orang menyambut dengan: 'Amin, amin!', sambil mengangkat tangan. Kemudian mereka berlutut dan sujud menyembah kepada TUHAN dengan muka sampai ke tanah. 8:8Juga Yesua, Bani, Serebya, Yamin, Akub, Sabetai, Hodia, Maaseya, Kelita, Azarya, Yozabad, Hanan, Pelaya, yang adalah orang-orang Lewi, mengajarkan Taurat itu kepada orang-orang itu, sementara orang-orang itu berdiri di tempatnya.
8:9Bagian-bagian dari pada kitab itu, yakni Taurat Allah, dibacakan dengan jelas, dengan diberi keterangan-keterangan, sehingga pembacaan dimengerti.

Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974

Bacaan Alkitab Setahun:
Nehemia 7–9 ; Kisah Para Rasul 3

Ketika matahari terbit di hari pertama pada bulan ketujuh tahun 444 SM, Ezra mulai membacakan Taurat Musa (yang kini kita kenal sebagai 5 kitab pertama dari Alkitab). Dengan berdiri di atas mimbar di hadapan penduduk Yerusalem, ia membacakan seluruh isi kitab itu selama enam jam berturut-turut.

Para pria, wanita, dan anak-anak telah berkumpul di depan pintu gerbang kota yang disebut sebagai Gerbang Air untuk merayakan hari raya peniupan serunai—salah satu dari hari raya yang ditentukan Allah untuk mereka rayakan. Sembari mereka mendengarkan, ada empat reaksi yang timbul.

Mereka bangkit berdiri untuk menghormati kitab Taurat (Neh. 8:6). Mereka memuji Allah dengan mengangkat tangan sambil berkata, “Amin, amin!” Mereka berlutut dan sujud menyembah (ay.7). Kemudian mereka mendengarkan dengan penuh perhatian ketika Kitab Suci dibacakan dan diterangkan kepada mereka (ay.9). Sungguh hari yang luar biasa, ketika kitab “yang diberikan Tuhan kepada Israel” (ay.2) itu dibacakan dengan lantang di dalam lingkup tembok Yerusalem yang baru saja dibangun kembali!

Pembacaan yang dilakukan Ezra secara maraton mengingatkan kita bahwa firman Allah tetap berlaku bagi kita sebagai sumber pujian, penyembahan, dan pengajaran. Ketika kita membuka Alkitab dan mempelajari lebih banyak lagi tentang Kristus, marilah kita memuji Allah, menyembah-Nya, dan mencari tahu apa yang hendak Dia katakan kepada kita saat ini.


Tuhan, terima kasih untuk Alkitab yang luar biasa. Terima kasih karena Engkau mengilhami penulisannya lewat para penulis yang Kau pilih. Terima kasih karena Engkau telah melestarikannya dari zaman ke zaman sehingga kami dapat membaca tentang umat-Mu dan menerima kabar baik tentang kasih-Mu.
Alkitab dipelajari tidak hanya untuk dipahami, melainkan juga untuk diterapkan dalam hidup.
Wawasan:
Nehemia adalah “juru minuman raja” (Neh. 1:11), suatu posisi yang sangat dipercaya dan berpengaruh pada budaya kuno. Juru minuman bertanggung jawab untuk menyajikan minuman anggur di meja hidangan raja dan akan ditempatkan di samping raja sebagai penasihat dalam masa perundingan. Karena para raja di zaman kuno sering dibunuh dengan racun, juru minumanlah yang sering diminta untuk mencicipi minuman anggur itu sebelum disajikan. Maka juru minuman raja adalah orang yang penting dan harus dapat dipercayai.

Bagikan pendapat Anda tentang renungan hari ini di Facebook.

Anda bisa memberikan dampak yang berarti.

Persembahan kasih seberapa pun memampukan kami untuk menjangkau orang-orang dengan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup.

Our Daily Bread Ministries

Misi kami adalah menjadikan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup dapat diterima dan dimengerti oleh semua orang.

Visi kami adalah melihat orang-orang dari segala bangsa mengalami persekutuan pribadi dengan Kristus, bertumbuh semakin menyerupai Dia, dan melayani di jemaat lokal yang merupakan anggota keluarga-Nya.

Copyright © 2016, Our Daily Bread Ministries, Grand Rapids, MI 49555 USA. Diperlukan izin tertulis dari Our Daily Bread Ministries untuk meneruskan atau menyebarluaskannya.


Anda menerima email ini karena alamat email Anda tercantum dalam daftar pembaca Santapan Rohani.
Berkomunikasi melalui email memampukan kami untuk mengabari Anda tentang perkembangan pelayanan dan penawaran materi kami secara lebih cepat dan hemat biaya.

Jika Anda tidak ingin lagi menerima Santapan Rohani melalui email, silakan klik di sini.
 

[2016-06-17]


Demikianlah Artikel Santapan Rohani -- Pembacaan Secara Maraton

Sekianlah artikel Santapan Rohani -- Pembacaan Secara Maraton kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Santapan Rohani -- Pembacaan Secara Maraton dengan alamat link https://beritayangterkini.blogspot.com/2016/06/santapan-rohani-pembacaan-secara-maraton.html

0 Response to "Santapan Rohani -- Pembacaan Secara Maraton"

Post a Comment