Judul : Santapan Rohani -- Mengikuti Petunjuk
link : Santapan Rohani -- Mengikuti Petunjuk
Santapan Rohani -- Mengikuti Petunjuk
2:7Dan bangsa itu beribadah kepada TUHAN sepanjang zaman Yosua dan sepanjang zaman para tua-tua yang hidup lebih lama dari pada Yosua, dan yang telah melihat segenap perbuatan yang besar, yang dilakukan TUHAN bagi orang Israel. 2:8Dan Yosua bin Nun, hamba TUHAN itu, mati pada umur seratus sepuluh tahun; 2:9ia dikuburkan di daerah milik pusakanya di Timnat-Heres, di pegunungan Efraim, di sebelah utara gunung Gaas. 2:10Setelah seluruh angkatan itu dikumpulkan kepada nenek moyangnya, bangkitlah sesudah mereka itu angkatan yang lain, yang tidak mengenal TUHAN ataupun perbuatan yang dilakukan-Nya bagi orang Israel.
Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974
Nehemia 4–6 ; Kisah Para Rasul 2:22-47
Dalam keluarga kami, buku petunjuk produk telah menjadi sumber frustrasi bagi saya dan olok-olok bagi keluarga saya. Ketika saya dan Cheryl baru menikah, usaha saya untuk melakukan perbaikan-perbaikan kecil di rumah selalu berakhir berantakan. Saya pernah mencoba untuk memperbaiki pancuran air, tetapi yang terjadi adalah air terus mengucur dan mengaliri dinding. Kegagalan saya berlanjut setelah kami mempunyai anak—salah satunya ketika saya coba meyakinkan Cheryl bahwa saya tidak butuh petunjuk untuk merakit mainan anak yang saya anggap sederhana. Salah besar!
Perlahan-lahan, saya pun jera dan mulai mengikuti petunjuk yang diberikan dengan saksama, dan segala sesuatu pun berjalan semestinya. Sayangnya, semakin sering saya berhasil, semakin saya merasa percaya diri, hingga kemudian saya kembali mengabaikan petunjuk yang ada. Hasilnya dapat diramalkan: semua jadi berantakan!
Bangsa Israel kuno bergumul dengan kecenderungan yang sama: mereka melupakan Allah dan mengabaikan perintah-Nya yang melarang mereka menyembah Baal serta allah bangsa-bangsa di sekeliling mereka (Hak. 2:12). Tindakan mereka mendatangkan bencana, hingga Allah berbelaskasihan dan membangkitkan hakim-hakim untuk menyelamatkan bangsa itu dan membawa mereka kembali kepada-Nya (Hak. 2:18).
Ada maksud Allah atas semua perintah yang diberikan-Nya kepada kita agar kita tetap mengasihi-Nya. Hanya dengan menyadari kasih dan kehadiran-Nya setiap hari, kita akan sanggup melawan godaan untuk menjalani hidup kita menurut kehendak kita sendiri. Alangkah luar biasanya karunia yang telah dianugerahkan-Nya kepada kita melalui firman-Nya dan hadirat-Nya!
Setelah Yosua wafat, Israel mulai menyembah Baal dan para Asytoret, dewa-dewi kesuburan orang Kanaan. Di Hakim-Hakim 2, dosa penyembahan berhala itu disebut dengan istilah pelacuran atau perzinahan (ay.17) untuk menegaskan unsur ketidaksetiaan dalam praktik penyembahan berhala dan natur seksual dari penyembahan Baal dan para Asytoret itu.
Bagikan pendapat Anda tentang renungan hari ini di Facebook.
Anda bisa memberikan dampak yang berarti.
Persembahan kasih seberapa pun memampukan kami untuk menjangkau orang-orang dengan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup.
Misi kami adalah menjadikan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup dapat diterima dan dimengerti oleh semua orang.
Visi kami adalah melihat orang-orang dari segala bangsa mengalami persekutuan pribadi dengan Kristus, bertumbuh semakin menyerupai Dia, dan melayani di jemaat lokal yang merupakan anggota keluarga-Nya.
Copyright © 2016, Our Daily Bread Ministries, Grand Rapids, MI 49555 USA. Diperlukan izin tertulis dari Our Daily Bread Ministries untuk meneruskan atau menyebarluaskannya.
Anda menerima email ini karena alamat email Anda tercantum dalam daftar pembaca Santapan Rohani.
Berkomunikasi melalui email memampukan kami untuk mengabari Anda tentang perkembangan pelayanan dan penawaran materi kami secara lebih cepat dan hemat biaya.
Jika Anda tidak ingin lagi menerima Santapan Rohani melalui email, silakan klik di sini.
Demikianlah Artikel Santapan Rohani -- Mengikuti Petunjuk
Anda sekarang membaca artikel Santapan Rohani -- Mengikuti Petunjuk dengan alamat link https://beritayangterkini.blogspot.com/2016/06/santapan-rohani-mengikuti-petunjuk.html
0 Response to "Santapan Rohani -- Mengikuti Petunjuk"
Post a Comment