KLIK IKLAN

KLIK IKLAN

Santapan Rohani -- Lokasi Terpencil

Santapan Rohani -- Lokasi Terpencil - Hallo sahabat Berita Terkini, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Santapan Rohani -- Lokasi Terpencil, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Santapan Rohani -- Lokasi Terpencil
link : Santapan Rohani -- Lokasi Terpencil

Baca juga


Santapan Rohani -- Lokasi Terpencil

       
Lokasi Terpencil
Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. —Filipi 4:19

Baca: Markus 8:1-13
 
8:1Pada waktu itu ada pula orang banyak di situ yang besar jumlahnya, dan karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: 8:2"Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. 8:3Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh." 8:4Murid-murid-Nya menjawab: "Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?" 8:5Yesus bertanya kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" Jawab mereka: "Tujuh." 8:6Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak. 8:7Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap berkat atasnya, Ia menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan. 8:8Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul. 8:9Mereka itu ada kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang. 8:10Ia segera naik ke perahu dengan murid-murid-Nya dan bertolak ke daerah Dalmanuta.
8:11Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga. 8:12Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda." 8:13Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.


Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974

Bacaan Alkitab Setahun:
Ester 6–8 ; Kisah Para Rasul 6

Pulau Tristan da Cunha terkenal karena lokasinya yang terpencil. Pulau itu merupakan pulau berpenghuni paling terpencil di dunia, dengan penduduk sebanyak 288 orang. Pulau tersebut terletak di Lautan Atlantik Selatan, 2.816 KM jauhnya dari Afrika Selatan sebagai daratan yang paling dekat. Siapa saja yang mau mengunjunginya harus menempuh perjalanan dengan kapal selama 7 hari karena pulau tersebut tidak mempunyai lapangan udara.

Yesus dan para murid-Nya sedang berada di daerah yang lumayan terpencil ketika Dia melakukan mukjizat dengan memberi makan ribuan orang yang sedang lapar. Sebelum melakukan mukjizat-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh” (Mrk. 8:2-3). Karena sedang berada di pedesaan di mana makanan tidak mudah tersedia, mereka harus bergantung sepenuhnya kepada Yesus. Mereka tidak dapat berharap kepada yang lain.

Terkadang Allah mengizinkan kita berada di tempat-tempat yang terpencil di mana hanya Dialah satu-satunya sumber pertolongan kita. Kesanggupan-Nya untuk memenuhi kebutuhan kita tidaklah dibatasi oleh keadaan kita. Bila Allah dapat menciptakan dunia dari apa yang tidak ada menjadi ada, tentulah Dia sanggup memenuhi segala kebutuhan kita—bagaimana pun keadaan kita—menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus (Flp. 4:19).


Ya Allah, terima kasih untuk segala sesuatu yang telah Engkau sediakan melalui Anak-Mu, Yesus Kristus. Engkau tahu apa saja kebutuhanku. Yakinkanlah aku akan kasih-Mu dan kuasa-Mu.
Kita dapat mempercayai Allah untuk mengerjakan apa yang tidak sanggup kita kerjakan.
Wawasan:
Tidak diketahui persisnya di mana Yesus memberi makan 4.000 orang dengan tujuh potong roti, tetapi fakta bahwa lokasi itu terpencil merupakan detail yang penting karena menunjukkan kesulitan mereka untuk menemukan makanan. Di bacaan hari ini, seperti yang sering dilakukan-Nya (Mat. 9:36; 14:14; 20:34), Yesus menunjukkan belas kasihan-Nya kepada mereka yang membutuhkan pertolongan. Peristiwa itu menjadi tempat Yesus menunjukkan kasih dan perhatian-Nya yang besar terhadap mereka yang lapar dan lelah.

Bagikan pendapat Anda tentang renungan hari ini di Facebook.

Anda bisa memberikan dampak yang berarti.

Persembahan kasih seberapa pun memampukan kami untuk menjangkau orang-orang dengan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup.

Our Daily Bread Ministries

Misi kami adalah menjadikan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup dapat diterima dan dimengerti oleh semua orang.

Visi kami adalah melihat orang-orang dari segala bangsa mengalami persekutuan pribadi dengan Kristus, bertumbuh semakin menyerupai Dia, dan melayani di jemaat lokal yang merupakan anggota keluarga-Nya.

Copyright © 2016, Our Daily Bread Ministries, Grand Rapids, MI 49555 USA. Diperlukan izin tertulis dari Our Daily Bread Ministries untuk meneruskan atau menyebarluaskannya.


Anda menerima email ini karena alamat email Anda tercantum dalam daftar pembaca Santapan Rohani.
Berkomunikasi melalui email memampukan kami untuk mengabari Anda tentang perkembangan pelayanan dan penawaran materi kami secara lebih cepat dan hemat biaya.

Jika Anda tidak ingin lagi menerima Santapan Rohani melalui email, silakan klik di sini.
 

[2016-06-22]


Demikianlah Artikel Santapan Rohani -- Lokasi Terpencil

Sekianlah artikel Santapan Rohani -- Lokasi Terpencil kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Santapan Rohani -- Lokasi Terpencil dengan alamat link https://beritayangterkini.blogspot.com/2016/06/santapan-rohani-lokasi-terpencil.html

0 Response to "Santapan Rohani -- Lokasi Terpencil"

Post a Comment