KLIK IKLAN

KLIK IKLAN

Santapan Rohani -- Komunikasi yang Dimengerti

Santapan Rohani -- Komunikasi yang Dimengerti - Hallo sahabat Berita Terkini, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Santapan Rohani -- Komunikasi yang Dimengerti, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Santapan Rohani -- Komunikasi yang Dimengerti
link : Santapan Rohani -- Komunikasi yang Dimengerti

Baca juga


Santapan Rohani -- Komunikasi yang Dimengerti

       
Komunikasi yang Dimengerti
Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. —Kisah Para Rasul 2:6

Baca: Kisah Para Rasul 2:1-12

Pasal 2

2:1Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. 2:2Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; 2:3dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. 2:4Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
2:5Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. 2:6Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. 2:7Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: 'Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? 2:8Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: 2:9kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, 2:10Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, 2:11baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah.' 2:12Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: 'Apakah artinya ini?'


Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974

Saat berjalan-jalan di lingkungan tempat tinggal saya di London Utara, saya bisa mendengar orang-orang berbicara dalam berbagai bahasa, di antaranya Polandia, Jepang, Hindi, Kroasia, dan Italia. Keanekaragaman itu terasa begitu indah, meskipun saya sama sekali tidak mengerti apa yang mereka katakan. Ketika masuk ke kedai kopi milik orang Rusia atau pasar orang Polandia dan mendengar beragam aksen di sana, saya pun membayangkan alangkah luar biasanya ketika dahulu pada hari Pentakosta ada orang-orang dari berbagai bangsa yang mengerti semua yang diucapkan oleh para rasul.

Pada hari itu, para peziarah berkumpul di Yerusalem untuk memperingati hari raya panen. Roh Kudus turun ke atas para murid sehingga ketika mereka berkata-kata, para pendengar dari berbagai belahan dunia itu dapat memahaminya dalam bahasa mereka masing-masing (Kis. 2:5-6). Sungguh suatu mukjizat ketika orang-orang yang datang dari berbagai tempat itu dapat memahami pujian kepada Allah dalam bahasa mereka sendiri! Alhasil, ada banyak dari mereka yang terdorong untuk mengetahui lebih banyak tentang Yesus.

Mungkin kita tidak bisa berbicara dalam banyak bahasa atau mengerti bermacam-macam bahasa, tetapi kita tahu bahwa Roh Kudus memperlengkapi kita untuk melayani sesama kita lewat cara-cara yang lain. Yang luar biasa, kita menjadi perpanjangan tangan, kaki, bahkan mulut Allah untuk menggenapi misi-Nya. Hari ini, bagaimana kita dapat menjangkau seseorang yang berbeda dari kita dengan pertolongan Roh Kudus?


Tuhan, beri kami mata seperti mata-Mu untuk melihat jiwa-jiwa. Beri kami telinga untuk mendengarkan mereka; beri kami hati untuk berbagi kasih-Mu.
Kasih adalah bahasa yang dimengerti semua orang.
Wawasan:
Menjelang penyaliban-Nya, Yesus berjanji kepada murid-murid-Nya bahwa Dia akan mengirimkan “seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai [mereka] selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran” (Yoh. 14:16-17). Sebelum naik ke surga, Yesus menyatakan kembali janji-Nya untuk memberikan Roh Kudus (Kis. 1:4-5). Apa yang dijanjikan Yesus itu ditepati oleh Bapa di hari Pentakosta (2:1-12). Hari Raya Pentakosta juga disebut sebagai Hari Raya Menuai (Kel. 23:16) atau Hari Raya Tujuh Minggu (Ul. 16:10). Hari raya itu diperingati 50 hari setelah Paskah sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas berkat panen (Im. 23:15-22). Yesus merayakan Paskah bersama murid-murid-Nya pada hari kematian-Nya (Mrk. 14:12; Luk. 22:15; Yoh. 18:28), dan Roh Kudus turun 50 hari setelah Paskah itu.

Bagikan pendapat Anda tentang renungan hari ini di Facebook.

Anda bisa memberikan dampak yang berarti.

Persembahan kasih seberapa pun memampukan kami untuk menjangkau orang-orang dengan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup.

DONASI

Our Daily Bread Ministries

Misi kami adalah menjadikan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup dapat diterima dan dimengerti oleh semua orang.

Visi kami adalah melihat orang-orang dari segala bangsa mengalami persekutuan pribadi dengan Kristus, bertumbuh semakin menyerupai Dia, dan melayani di jemaat lokal yang merupakan anggota keluarga-Nya.

Copyright © 2016, Our Daily Bread Ministries, Grand Rapids, MI 49555 USA. Diperlukan izin tertulis dari Our Daily Bread Ministries untuk meneruskan atau menyebarluaskannya.


Anda menerima email ini karena alamat email Anda tercantum dalam daftar pembaca Santapan Rohani.
Berkomunikasi melalui email memampukan kami untuk mengabari Anda tentang perkembangan pelayanan dan penawaran materi kami secara lebih cepat dan hemat biaya.

Jika Anda tidak ingin lagi menerima Santapan Rohani melalui email, silakan klik di sini.
 

[2016-06-15]


Demikianlah Artikel Santapan Rohani -- Komunikasi yang Dimengerti

Sekianlah artikel Santapan Rohani -- Komunikasi yang Dimengerti kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Santapan Rohani -- Komunikasi yang Dimengerti dengan alamat link https://beritayangterkini.blogspot.com/2016/06/santapan-rohani-komunikasi-yang.html

0 Response to "Santapan Rohani -- Komunikasi yang Dimengerti"

Post a Comment