KLIK IKLAN

KLIK IKLAN

Santapan Rohani -- Kehadiran-Nya yang Penuh Kasih

Santapan Rohani -- Kehadiran-Nya yang Penuh Kasih - Hallo sahabat Berita Terkini, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Santapan Rohani -- Kehadiran-Nya yang Penuh Kasih, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Santapan Rohani -- Kehadiran-Nya yang Penuh Kasih
link : Santapan Rohani -- Kehadiran-Nya yang Penuh Kasih

Baca juga


Santapan Rohani -- Kehadiran-Nya yang Penuh Kasih

       
Kehadiran-Nya yang Penuh Kasih
Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau. —Ibrani 13:5

Baca: Ibrani 13:1-6
 
13:1Peliharalah kasih persaudaraan! 13:2Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat. 13:3Ingatlah akan orang-orang hukuman, karena kamu sendiri juga adalah orang-orang hukuman. Dan ingatlah akan orang-orang yang diperlakukan sewenang-wenang, karena kamu sendiri juga masih hidup di dunia ini. 13:4Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah. 13:5Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." 13:6Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"


Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974

Bacaan Alkitab Setahun:
Ayub 1–2 ; Kisah Para Rasul 7:22-43

Kami sangat sedih ketika mengetahui bahwa teman dekat kami, Cindy, didiagnosa mengidap penyakit kanker. Sebagai pribadi yang sangat bersemangat, hidup Cindy telah memberkati siapa saja yang bertemu dengannya. Saya dan istri senang sekali ketika ia sempat dinyatakan bebas kanker, tetapi beberapa bulan kemudian kankernya muncul lagi dalam kondisi yang lebih ganas. Kami sempat berpikir bahwa ia masih terlalu muda untuk meninggal dunia. Suaminya menceritakan kepada saya tentang waktu-waktu terakhir sebelum Cindy dipanggil Tuhan. Dalam keadaannya yang lemah dan sulit bicara, Cindy sempat berbisik kepada suaminya, “Tetaplah di dekatku.” Yang Cindy inginkan melebihi apa pun dalam masa-masa kekelaman tersebut adalah kehadiran suaminya yang penuh kasih.

Penulis kitab Ibrani menghibur para pembacanya dengan mengutip Ulangan 31:6, di mana Allah mengatakan kepada umat-Nya: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau” (Ibr. 13:5). Di masa-masa paling kelam dalam hidup kita, jaminan kehadiran-Nya yang penuh kasih memberi kita keyakinan bahwa kita tidak sendiri. Dia memberi kita anugerah untuk bertahan, hikmat untuk menyadari bahwa Dia terus berkarya, dan jaminan bahwa Kristus “turut merasakan kelemahan-kelemahan kita” (Ibr. 4:15).

Marilah kita sama-sama mengalami berkat dari kehadiran-Nya yang penuh kasih, sehingga dengan yakin kita dapat berkata, “Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut” (Ibr. 13:6).


Tuhan, terima kasih karena Engkau berjanji tidak akan pernah meninggalkanku. Kiranya realitas kehadiran-Mu yang selalu menopangku terus membuat hatiku dipenuhi penghiburan, keyakinan, dan keberanian.
Kehadiran Allah mendatangkan damai sejahtera.
Wawasan:
Ayat-ayat pembuka dari Ibrani 13 mengandung perintah-perintah yang paling praktis dalam Perjanjian Baru. Pasal itu dimulai dengan mengingatkan bahwa sebagai pengikut Kristus kita dipanggil untuk mengasihi satu sama lain (ay.1). Kemudian penulis kitab itu menantang kita untuk menunjukkan keramah-tamahan kepada orang lain (ay.2), diikuti dengan dorongan yang kuat untuk menunjukkan belas kasihan, bantuan, dan kebaikan kepada orang-orang yang dipenjara dan yang diperlakukan sewenang-wenang (ay.3). Ayat 4 mendesak kita untuk hidup suci dalam pernikahan, sementara ayat 5 meminta orang percaya untuk mencukupkan diri agar tidak dikuasai oleh ketamakan. Puncak dari perintah-perintah praktis itu adalah tantangan untuk mengandalkan penyertaan Allah yang tidak pernah usai (ay.5-6).

Bagikan pendapat Anda tentang renungan hari ini di Facebook.

Anda bisa memberikan dampak yang berarti.

Persembahan kasih seberapa pun memampukan kami untuk menjangkau orang-orang dengan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup.

Our Daily Bread Ministries

Misi kami adalah menjadikan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup dapat diterima dan dimengerti oleh semua orang.

Visi kami adalah melihat orang-orang dari segala bangsa mengalami persekutuan pribadi dengan Kristus, bertumbuh semakin menyerupai Dia, dan melayani di jemaat lokal yang merupakan anggota keluarga-Nya.

Copyright © 2016, Our Daily Bread Ministries, Grand Rapids, MI 49555 USA. Diperlukan izin tertulis dari Our Daily Bread Ministries untuk meneruskan atau menyebarluaskannya.


Anda menerima email ini karena alamat email Anda tercantum dalam daftar pembaca Santapan Rohani.
Berkomunikasi melalui email memampukan kami untuk mengabari Anda tentang perkembangan pelayanan dan penawaran materi kami secara lebih cepat dan hemat biaya.

Jika Anda tidak ingin lagi menerima Santapan Rohani melalui email, silakan klik di sini.
 

[2016-06-24]


Demikianlah Artikel Santapan Rohani -- Kehadiran-Nya yang Penuh Kasih

Sekianlah artikel Santapan Rohani -- Kehadiran-Nya yang Penuh Kasih kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Santapan Rohani -- Kehadiran-Nya yang Penuh Kasih dengan alamat link https://beritayangterkini.blogspot.com/2016/06/santapan-rohani-kehadiran-nya-yang.html

0 Response to "Santapan Rohani -- Kehadiran-Nya yang Penuh Kasih"

Post a Comment