KLIK IKLAN

KLIK IKLAN

Santapan Rohani -- Jangan Hanyut Terbawa Arus

Santapan Rohani -- Jangan Hanyut Terbawa Arus - Hallo sahabat Berita Terkini, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Santapan Rohani -- Jangan Hanyut Terbawa Arus, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Santapan Rohani -- Jangan Hanyut Terbawa Arus
link : Santapan Rohani -- Jangan Hanyut Terbawa Arus

Baca juga


Santapan Rohani -- Jangan Hanyut Terbawa Arus

       
Jangan Hanyut Terbawa Arus
Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. —Ibrani 2:1

Baca: Ibrani 2:1-4
 
2:1Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. 2:2Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal, 2:3bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan 2:4Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karunia Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya.


Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974

Di akhir suatu semester, saya dan istri menjemput putri kami dari sekolahnya yang berjarak sekitar 100 KM dari rumah. Dalam perjalanan pulang, kami mampir ke suatu tempat istirahat di pantai terdekat untuk membeli makanan ringan. Sambil bersantai, kami memperhatikan perahu-perahu yang ada di pinggir pantai. Biasanya perahu-perahu dilabuhkan agar tidak hanyut terbawa arus, tetapi saya melihat di antara perahu-perahu itu ada sebuah perahu yang terombang-ambing dengan bebas dan lambat laun hanyut ke laut lepas.

Dalam perjalanan pulang, saya merenungkan peringatan yang sangat tepat diberikan kepada orang percaya dalam kitab Ibrani: “Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus” (Ibr. 2:1). Ada alasan yang baik mengapa kita jangan sampai terbawa arus. Penulis kitab Ibrani mengatakan bahwa meskipun hukum Taurat itu dapat dipercaya dan patut ditaati, tetapi kabar yang dibawa oleh Yesus, Anak Allah, jauh lebih unggul. Keselamatan kita dalam Yesus begitu besar sehingga Dia tidak boleh kita sia-siakan (ay.3).

Seringkali kita tidak menyadari bahwa hubungan kita dengan Allah semakin renggang, karena hal itu terjadi sedikit demi sedikit. Namun demikian, jika kita terus bercakap-cakap dengan-Nya di dalam doa dan membaca firman-Nya, mengakui dosa kita di hadapan-Nya, dan berinteraksi dengan murid-murid Yesus lainnya, kita akan dimampukan untuk senantiasa berpaut kepada-Nya. Ketika kita menjaga hubungan yang teratur dengan Tuhan, Dia akan terus menopang dan menjaga kita agar tidak hanyut terbawa arus.


Apa sifat Yesus yang membuat Anda selalu ingin dekat dengan-Nya?
Agar tidak terhanyut dan menjauh dari Allah, tambatkan diri Anda pada Batu Karang yang teguh.
Wawasan:
Kata yang diterjemahkan “hanyut” hanya muncul sekali di Perjanjian Baru (Ibr. 2:1). Artinya adalah mengalir di samping, melewati, atau lenyap perlahan-lahan. Kata itu digunakan secara kiasan untuk menggambarkan gugurnya kepercayaan seseorang terhadap kebenaran secara perlahan-lahan atau sikap seseorang yang melepaskan imannya. Penulis kitab Ibrani menggunakan kata yang tak lazim itu untuk memperingatkan orang Ibrani agar sungguh-sungguh memperhatikan firman dan mukjizat Yesus dan tidak mengabaikan itu semua. Seluruh firman dan mukjizat Yesus itu menyatakan dan meneguhkan keselamatan yang diberikan-Nya.

Bagikan pendapat Anda tentang renungan hari ini di Facebook.

Anda bisa memberikan dampak yang berarti.

Persembahan kasih seberapa pun memampukan kami untuk menjangkau orang-orang dengan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup.

Our Daily Bread Ministries

Misi kami adalah menjadikan hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup dapat diterima dan dimengerti oleh semua orang.

Visi kami adalah melihat orang-orang dari segala bangsa mengalami persekutuan pribadi dengan Kristus, bertumbuh semakin menyerupai Dia, dan melayani di jemaat lokal yang merupakan anggota keluarga-Nya.

Copyright © 2016, Our Daily Bread Ministries, Grand Rapids, MI 49555 USA. Diperlukan izin tertulis dari Our Daily Bread Ministries untuk meneruskan atau menyebarluaskannya.


Anda menerima email ini karena alamat email Anda tercantum dalam daftar pembaca Santapan Rohani.
Berkomunikasi melalui email memampukan kami untuk mengabari Anda tentang perkembangan pelayanan dan penawaran materi kami secara lebih cepat dan hemat biaya.

Jika Anda tidak ingin lagi menerima Santapan Rohani melalui email, silakan klik di sini.
 

[2016-06-27]


Demikianlah Artikel Santapan Rohani -- Jangan Hanyut Terbawa Arus

Sekianlah artikel Santapan Rohani -- Jangan Hanyut Terbawa Arus kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Santapan Rohani -- Jangan Hanyut Terbawa Arus dengan alamat link https://beritayangterkini.blogspot.com/2016/06/santapan-rohani-jangan-hanyut-terbawa.html

0 Response to "Santapan Rohani -- Jangan Hanyut Terbawa Arus"

Post a Comment