Judul : Air Mata dan Tawa
link : Air Mata dan Tawa
Air Mata dan Tawa
Orang tidak dapat lagi membedakan mana bunyi sorak-sorai kegirangan dan mana bunyi tangis rakyat. —Ezra 3:13
Baca: Ezra 3:7-13
3:7Lalu
mereka memberikan uang kepada tukang batu dan tukang kayu, sedang
kepada orang Sidon dan Tirus makanan dan minuman dan minyak, supaya
orang-orang itu membawa kayu aras dari Libanon sampai ke laut dekat
Yafo, seperti yang telah diizinkan kepada mereka oleh Koresh, raja
negeri Persia.
3:8Pada tahun yang kedua sesudah
mereka sampai ke rumah Allah di Yerusalem, dalam bulan yang kedua, maka
Zerubabel bin Sealtiel dan Yesua bin Yozadak beserta saudara-saudara
mereka yang lain, yakni para imam dan orang-orang Lewi, dan semua orang
yang pulang ke Yerusalem dari tempat tawanan memulai pekerjaan itu.
Mereka menugaskan orang-orang Lewi yang berumur dua puluh tahun ke atas
untuk mengawasi pekerjaan membangun rumah TUHAN. 3:9Lalu
Yesua serta anak-anak dan saudara-saudaranya dan Kadmiel serta
anak-anaknya, orang-orang Yehuda bersama-sama bertindak mengawasi
orang-orang yang melakukan pekerjaan membangun rumah Allah. Demikian
juga bani Henadad, anak-anak dan saudara-saudara mereka, orang-orang
Lewi itu.
3:10Pada waktu dasar Bait Suci TUHAN
diletakkan oleh tukang-tukang bangunan, maka tampillah para imam dengan
memakai pakaian jabatan dan membawa nafiri, dan orang-orang Lewi, bani
Asaf, dengan membawa ceracap, untuk memuji-muji TUHAN, menurut petunjuk
Daud, raja Israel. 3:11Secara berbalas-balasan mereka
menyanyikan bagi TUHAN nyanyian pujian dan syukur: 'Sebab Ia baik!
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya kepada Israel!' Dan
seluruh umat bersorak-sorai dengan nyaring sambil memuji-muji TUHAN,
oleh karena dasar rumah TUHAN telah diletakkan.
3:12Tetapi
banyak di antara para imam, orang-orang Lewi dan kepala-kepala kaum
keluarga, orang tua-tua yang pernah melihat rumah yang dahulu, menangis
dengan suara nyaring, ketika perletakan dasar rumah ini dilakukan di
depan mata mereka, sedang banyak orang bersorak-sorai dengan suara
nyaring karena kegirangan. 3:13Orang tidak dapat lagi
membedakan mana bunyi sorak-sorai kegirangan dan mana bunyi tangis
rakyat, karena rakyat bersorak-sorai dengan suara yang nyaring, sehingga
bunyinya kedengaran sampai jauh. Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia © LAI 1974
Bacaan Alkitab Setahun:
Ezra 3–5 ; Yohanes 20
Ezra 3–5 ; Yohanes 20
Tahun lalu di
sebuah acara retret, saya bertemu dengan beberapa teman yang sudah lama
tidak berjumpa. Kami tertawa bersama karena dapat bertemu kembali,
tetapi saya juga menangis karena menyadari bahwa saya begitu merindukan
mereka.
Pada hari terakhir kebersamaan kami, kami
merayakan Perjamuan Kudus. Kembali kami bergembira sekaligus berurai air
mata! Saya bersukacita atas anugerah Allah yang telah memberi saya
hidup kekal dan juga hari-hari indah yang baru saya lalui bersama para
sahabat. Namun saya kembali menangis karena menyadari besarnya harga
yang telah Yesus bayar untuk menebus saya dari dosa.
Saya teringat akan Ezra dan suatu hari yang
indah di Yerusalem. Orang Israel baru kembali dari pembuangan dan mereka
baru saja menyelesaikan pembangunan kembali dasar Bait Suci bagi Tuhan.
Mereka bernyanyi dengan gembira, tetapi sejumlah imam yang berusia
lanjut menangis (Ezr. 3:10-12).
Agaknya mereka teringat pada bait Allah yang pernah didirikan Salomo
dan kejayaannya di masa lampau. Mungkinkah sebenarnya mereka berduka
atas dosa-dosa mereka yang telah menyebabkan mereka dibuang?
Terkadang ketika melihat Allah berkarya, kita
merasakan beragam perasaan, seperti sukacita saat melihat keajaiban
Allah dan dukacita saat teringat pada dosa-dosa kita dan kebutuhan kita
akan penebusan-Nya.
Bangsa Israel bersorak-sorai dan menangis, hingga suara mereka terdengar sampai jauh (ay.13).
Kiranya perasaan kita menjadi ungkapan dari kasih dan penyembahan kita
kepada Tuhan, dan kiranya ungkapan perasaan itu juga menyentuh jiwa-jiwa
di sekitar kita.
Tuhan,
Engkau menerima dukacita dan sukacita kami, setiap air mata dan tawa
kami. Kami membawa seluruh perasaan kami seutuhnya kepada-Mu. Kami rindu
memuji-Mu dengan segenap keberadaan kami.
Baik air mata maupun senyum sama-sama memberikan pujian bagi Allah.
Wawasan:
Kitab Ezra dan Nehemia berfokus pada kembalinya bangsa Yehuda—kerajaan selatan—ke tanah air mereka setelah bertahun-tahun diasingkan di Babel. Nehemia berfokus pada pembangunan kembali tembok Yerusalem, sementara Ezra berfokus pada pembangunan kembali dan pentahbisan bait suci.
Kitab Ezra dan Nehemia berfokus pada kembalinya bangsa Yehuda—kerajaan selatan—ke tanah air mereka setelah bertahun-tahun diasingkan di Babel. Nehemia berfokus pada pembangunan kembali tembok Yerusalem, sementara Ezra berfokus pada pembangunan kembali dan pentahbisan bait suci.
Demikianlah Artikel Air Mata dan Tawa
Sekianlah artikel Air Mata dan Tawa kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Air Mata dan Tawa dengan alamat link https://beritayangterkini.blogspot.com/2016/06/air-mata-dan-tawa.html
0 Response to "Air Mata dan Tawa"
Post a Comment